IOIEF 2026 Diikuti Kampus-Kampus Ternama Indonesia dan Malaysia, Perkuat Reputasi sebagai Ajang Internasional Bergengsi

Ditulis oleh Admin | 29 July 2026

IOIEF 2026 Diikuti Kampus-Kampus Ternama Indonesia dan Malaysia, Perkuat Reputasi sebagai Ajang Internasional Bergengsi
Kendal, 29 Juli 2026 – International Olympiad of Islamic Economics and Finance (IOIEF) 2026 semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang kompetisi internasional bergengsi di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Tahun ini, kompetisi yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Ekonomi Islam (YPPEI) Ar-Risalah berhasil menarik partisipasi peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia maupun Malaysia, menciptakan persaingan akademik yang berkualitas dan kompetitif.

Sejumlah universitas terkemuka yang tercatat mengikuti dan meraih prestasi dalam IOIEF 2026 antara lain Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Brawijaya, UIN Walisongo Semarang, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Pelita Bangsa, Universitas Wahid Hasyim Semarang (UNWAHAS), Alma Ata University, hingga Universitas Islam Syarifuddin.

Keikutsertaan kampus-kampus besar tersebut menunjukkan tingginya antusiasme sivitas akademika terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Para peserta berkompetisi dalam empat cabang lomba, yaitu Scientific Paper Competition, Academic Quiz Competition, Infographic Competition, dan Videographic Competition, dengan menampilkan inovasi, riset, serta solusi kreatif terhadap berbagai isu ekonomi syariah kontemporer.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh delegasi Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) yang berhasil meraih Juara 1 International Scientific Paper Competition, sekaligus memperkuat nuansa internasional dalam penyelenggaraan IOIEF tahun ini. Sementara itu, berbagai kampus ternama di Indonesia juga berhasil mendominasi podium pada sejumlah kategori perlombaan, mencerminkan kualitas akademik dan daya saing mahasiswa Indonesia di tingkat internasional.

Menariknya, IOIEF 2026 tidak hanya diikuti oleh mahasiswa. Kompetisi ini juga memberikan ruang bagi pelajar, yang dibuktikan dengan keberhasilan SMA Negeri 13 Jakarta meraih penghargaan pada kategori Scientific Paper Competition. Hal ini menjadi bukti bahwa budaya riset dan inovasi mulai tumbuh sejak jenjang pendidikan menengah.

Ketua panitia IOIEF 2026 M. Fatchurrohman menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari berbagai universitas unggulan merupakan indikator meningkatnya kepercayaan dunia akademik terhadap IOIEF sebagai wadah pengembangan kompetensi dan jejaring internasional.

"Partisipasi kampus-kampus ternama dari dalam maupun luar negeri menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan IOIEF. Kami berharap ajang ini menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan inovasi dan pemimpin masa depan di bidang ekonomi dan keuangan syariah," ujarnya.