Jawa Tengah Raih Peringkat Pertama Indeks Wakaf Nasional (IWN) 2025

Ditulis oleh Admin | 17 July 2026

Jawa Tengah Raih Peringkat Pertama Indeks Wakaf Nasional (IWN) 2025
Jakarta, 16 Juli 2026 — Dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Wakaf Indonesia (BWI) 2026, BWI secara resmi merilis hasil Indeks Wakaf Nasional (IWN) 2025, sebagai instrumen untuk mengukur kinerja pengelolaan wakaf di seluruh Indonesia. Penilaian dilakukan terhadap 34 Perwakilan BWI Provinsi melalui proses pengisian data, validasi, analisis, hingga pemeringkatan berbasis enam faktor, yaitu regulasi, kelembagaan, proses, sistem, hasil, dan dampak.

Hasilnya, Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih peringkat pertama nasional dengan skor 0,588 dan masuk kategori "Sangat Baik". Posisi berikutnya ditempati oleh Riau (0,549), Sumatera Barat (0,512), Kalimantan Barat (0,497), dan Aceh (0,492).

Secara nasional, rata-rata skor IWN 2025 mencapai 0,315, sedangkan rata-rata lima provinsi terbaik sebesar 0,528, atau sekitar 1,67 kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Dari 34 provinsi yang dinilai, terdapat 9 provinsi berkategori Sangat Baik, 7 provinsi Baik, 15 provinsi Cukup, dan 3 provinsi Kurang.

Analisis menunjukkan bahwa faktor kelembagaan (Institutional Factors) menjadi kekuatan utama pengelolaan wakaf di Indonesia, disusul aspek regulasi dan sistem. Sementara itu, aspek proses, hasil, dan dampak masih memerlukan penguatan, khususnya dalam pelaporan, produktivitas aset wakaf, serta perluasan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, BWI merekomendasikan penguatan regulasi melalui pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang wakaf, peningkatan kapasitas dan sertifikasi nazhir, pengembangan sistem publikasi pengelolaan wakaf, penguatan pelaporan dan monitoring, optimalisasi aset wakaf produktif, serta pengembangan infrastruktur wakaf di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan dakwah agar manfaat wakaf semakin luas dan berkelanjutan.