Dari Kendal untuk Jawa Tengah, M. Irkham Fukhuludin Dipercaya Jadi Sekjen PW MES Jateng
Ditulis oleh Admin | 03 October 2026
SEMARANG — Kabar membanggakan datang dari Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Kabupaten Kendal. M. Irkham Fukhuludin, Ketua Umum PD MES Kendal, dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Jawa Tengah periode 2026–2031.
Irkham dilantik bersama jajaran pengurus PW MES Jawa Tengah dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Ballroom Pandanaran, Hotel Padma, Kota Semarang, Jumat (2/10/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru PW MES Jawa Tengah untuk masa khidmat 2026–2031.
Pelantikan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Dalam momentum tersebut, sebanyak 226 pengurus PW MES Jawa Tengah dilantik.
Amanah Baru dari Kendal
Kepercayaan kepada M. Irkham Fukhuludin untuk menduduki posisi Sekretaris Jenderal PW MES Jawa Tengah menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya di organisasi MES.
Sebelumnya, Irkham dipercaya sebagai Ketua Umum PD MES Kabupaten Kendal. Dari posisi tersebut, ia bersama jajaran pengurus mendorong berbagai agenda pengembangan ekonomi syariah di Kabupaten Kendal, termasuk pemberdayaan UMKM, penguatan ekosistem halal, literasi ekonomi dan keuangan syariah, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kini, pengalaman dan jejaring yang dibangun di tingkat daerah mendapatkan ruang pengabdian yang lebih luas di tingkat Jawa Tengah.
Amanah sebagai Sekretaris Jenderal menempatkan Irkham pada posisi strategis dalam mendukung koordinasi dan penguatan organisasi PW MES Jawa Tengah. Peran tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk membawa semangat dan pengalaman dari Kendal dalam agenda pengembangan ekonomi syariah di tingkat provinsi.
Ekonomi Syariah Harus Berdampak bagi Masyarakat
Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya peran MES dalam mengembangkan ekonomi syariah yang tidak berhenti pada sektor keuangan, tetapi mampu menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung.
Luthfi mendorong MES Jawa Tengah untuk ikut menggerakkan UMKM dan ekosistem usaha halal, termasuk sektor industri halal, kuliner, fesyen muslim, pariwisata ramah muslim, hingga ekonomi pesantren.
Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah. Karena itu, kolaborasi antara MES dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pihak menjadi penting untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi agar program ekonomi syariah benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Dorong Produk Jawa Tengah Menembus Pasar Global
Salah satu langkah yang turut mewarnai momentum pelantikan adalah peluncuran Koperasi Ekspor Merah Putih yang dikelola PW MES Jawa Tengah. Koperasi tersebut diarahkan untuk membantu memperluas akses pasar produk-produk Jawa Tengah ke pasar internasional, khususnya produk yang memiliki potensi dalam ekosistem ekonomi syariah.
Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk memperkuat UMKM dari sisi hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan kualitas produk, sertifikasi halal, pembiayaan, pemasaran, hingga akses pasar yang lebih luas.
Bagi PD MES Kendal, terpilihnya M. Irkham Fukhuludin sebagai Sekretaris Jenderal PW MES Jawa Tengah menjadi kebanggaan sekaligus amanah untuk terus memperkuat kontribusi Kendal dalam gerakan ekonomi syariah di Jawa Tengah.
Dari Kendal untuk Jawa Tengah, amanah tersebut diharapkan semakin mempererat sinergi antara PD MES Kendal dan PW MES Jawa Tengah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pemberdayaan UMKM, pengembangan industri halal, ekonomi pesantren, koperasi, investasi syariah, serta penguatan perdagangan dan akses pasar.
Dengan pengalaman memimpin MES Kendal dan amanah baru di tingkat wilayah, M. Irkham Fukhuludin diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah Jawa Tengah yang inklusif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selamat dan sukses atas amanah baru.
Dari Kendal untuk Jawa Tengah.
Irkham dilantik bersama jajaran pengurus PW MES Jawa Tengah dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Ballroom Pandanaran, Hotel Padma, Kota Semarang, Jumat (2/10/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru PW MES Jawa Tengah untuk masa khidmat 2026–2031.
Pelantikan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Dalam momentum tersebut, sebanyak 226 pengurus PW MES Jawa Tengah dilantik.
Amanah Baru dari Kendal
Kepercayaan kepada M. Irkham Fukhuludin untuk menduduki posisi Sekretaris Jenderal PW MES Jawa Tengah menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya di organisasi MES.
Sebelumnya, Irkham dipercaya sebagai Ketua Umum PD MES Kabupaten Kendal. Dari posisi tersebut, ia bersama jajaran pengurus mendorong berbagai agenda pengembangan ekonomi syariah di Kabupaten Kendal, termasuk pemberdayaan UMKM, penguatan ekosistem halal, literasi ekonomi dan keuangan syariah, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kini, pengalaman dan jejaring yang dibangun di tingkat daerah mendapatkan ruang pengabdian yang lebih luas di tingkat Jawa Tengah.
Amanah sebagai Sekretaris Jenderal menempatkan Irkham pada posisi strategis dalam mendukung koordinasi dan penguatan organisasi PW MES Jawa Tengah. Peran tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk membawa semangat dan pengalaman dari Kendal dalam agenda pengembangan ekonomi syariah di tingkat provinsi.
Ekonomi Syariah Harus Berdampak bagi Masyarakat
Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya peran MES dalam mengembangkan ekonomi syariah yang tidak berhenti pada sektor keuangan, tetapi mampu menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung.
Luthfi mendorong MES Jawa Tengah untuk ikut menggerakkan UMKM dan ekosistem usaha halal, termasuk sektor industri halal, kuliner, fesyen muslim, pariwisata ramah muslim, hingga ekonomi pesantren.
Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah. Karena itu, kolaborasi antara MES dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pihak menjadi penting untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi agar program ekonomi syariah benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Dorong Produk Jawa Tengah Menembus Pasar Global
Salah satu langkah yang turut mewarnai momentum pelantikan adalah peluncuran Koperasi Ekspor Merah Putih yang dikelola PW MES Jawa Tengah. Koperasi tersebut diarahkan untuk membantu memperluas akses pasar produk-produk Jawa Tengah ke pasar internasional, khususnya produk yang memiliki potensi dalam ekosistem ekonomi syariah.
Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk memperkuat UMKM dari sisi hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan kualitas produk, sertifikasi halal, pembiayaan, pemasaran, hingga akses pasar yang lebih luas.
Bagi PD MES Kendal, terpilihnya M. Irkham Fukhuludin sebagai Sekretaris Jenderal PW MES Jawa Tengah menjadi kebanggaan sekaligus amanah untuk terus memperkuat kontribusi Kendal dalam gerakan ekonomi syariah di Jawa Tengah.
Dari Kendal untuk Jawa Tengah, amanah tersebut diharapkan semakin mempererat sinergi antara PD MES Kendal dan PW MES Jawa Tengah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pemberdayaan UMKM, pengembangan industri halal, ekonomi pesantren, koperasi, investasi syariah, serta penguatan perdagangan dan akses pasar.
Dengan pengalaman memimpin MES Kendal dan amanah baru di tingkat wilayah, M. Irkham Fukhuludin diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah Jawa Tengah yang inklusif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selamat dan sukses atas amanah baru.
Dari Kendal untuk Jawa Tengah.