MES Kendal Dorong Literasi Investasi Syariah di Era Digital melalui Workshop Pasar Modal Syariah
Ditulis oleh Admin | 19 September 2026
Kendal, 19 September 2026 — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Kendal terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di kalangan masyarakat dan generasi muda, melalui Workshop Pasar Modal Syariah Kendal yang mengangkat tema “Melek Investasi Syariah di Era Digital: Memahami Risiko dan Membaca Peluang Investasi Masa Depan.”
Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Ruang Anyelir, Aldila Resto, Jl. Soekarno Hatta No. 20, Kendal, tersebut diikuti sebanyak 63 peserta. Workshop berlangsung mulai pukul 08.00–12.00 WIB dan menghadirkan praktisi serta narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pasar modal syariah.
Agenda ini diselenggarakan oleh MES Kabupaten Kendal dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, antara lain Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Islamic, KSEI, KPEI, Phintraco Sekuritas, Galeri Investasi Syariah, serta YPPEI Arrisalah.
*Mendorong Masyarakat Semakin Melek Investasi Syariah*
Dalam sambutannya, M. Irkham Fukhuludin, SEI., CWC., selaku Ketua Umum MES Kendal, menekankan pentingnya membangun pemahaman masyarakat mengenai investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan prinsip-prinsip syariah, legalitas, transparansi, serta pengelolaan risiko.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah membuat akses terhadap informasi dan instrumen investasi semakin terbuka. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan karena masyarakat membutuhkan pengetahuan yang memadai agar dapat mengambil keputusan investasi secara rasional dan bertanggung jawab.
“Melek investasi bukan sekadar mengetahui bagaimana cara membeli saham, tetapi juga memahami instrumen yang dipilih, risikonya, mekanisme transaksinya, serta memastikan bahwa investasi tersebut sesuai dengan prinsip syariah,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
MES Kendal memandang peningkatan literasi pasar modal syariah sebagai bagian penting dari penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen produk keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkan instrumen investasi secara produktif untuk membangun aset dan merencanakan keuangan jangka panjang.
*IDX Islamic Bahas Pasar Modal Syariah di Indonesia*
Sesi pertama menghadirkan Bapak Wildan Syuruq dari IDX Islamic Pusat yang memberikan pemahaman mengenai pasar modal syariah di Indonesia.
Materi diarahkan untuk memberikan pemahaman dasar kepada peserta mengenai perkembangan pasar modal syariah, karakteristik instrumen investasi syariah, serta bagaimana masyarakat dapat mengenali produk investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Peserta juga mendapatkan perspektif mengenai pentingnya memahami fundamental investasi sebelum menentukan pilihan instrumen. Dengan demikian, investasi tidak dilakukan sekadar mengikuti tren, informasi media sosial, ataupun ajakan pihak tertentu, tetapi didasarkan pada pengetahuan dan pertimbangan yang memadai.
*Phintraco Sekuritas Kenalkan Mekanisme Trading Saham Syariah*
Sementara itu, Bapak Adi Windiarko dari Phintraco Sekuritas Cabang Semarang memberikan materi mengenai mekanisme transaksi melalui Sharia Online Trading System (SOTS).
Materi ini menjadi salah satu bagian penting karena peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga diperkenalkan pada mekanisme transaksi saham syariah melalui platform perdagangan saham.
Peserta mendapatkan penjelasan mengenai bagaimana proses transaksi saham dilakukan secara digital, termasuk berbagai hal yang perlu diperhatikan investor sebelum melakukan transaksi.
Selain mekanisme perdagangan, peserta juga memperoleh informasi mengenai fasilitasi pembukaan rekening saham syariah, sehingga workshop tidak berhenti pada aspek edukasi, tetapi dilanjutkan dengan langkah praktis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal syariah.
Seluruh sesi dipandu oleh Muhamad Ihsan, SE., MH. selaku moderator yang mengarahkan jalannya diskusi dan interaksi antara narasumber dengan peserta.
*Dilanjutkan Pembukaan Rekening Saham Syariah*
Salah satu rangkaian penting dalam workshop tersebut adalah fasilitasi pembukaan Akun/Rekening Saham Syariah bagi peserta.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan antara literasi dan inklusi keuangan syariah. Peserta yang sebelumnya mendapatkan pemahaman mengenai pasar modal syariah dan mekanisme transaksi kemudian memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan proses awal menjadi investor melalui pembukaan rekening saham syariah.
Dengan adanya fasilitasi tersebut, peserta diharapkan memiliki pengalaman langsung mengenai proses administrasi dan tahapan awal untuk dapat berinvestasi di pasar modal syariah secara resmi melalui perusahaan sekuritas.
*Dari Literasi Menuju Inklusi Keuangan Syariah*
Workshop Pasar Modal Syariah Kendal juga dirancang sebagai ruang edukasi yang mempertemukan aspek pengetahuan, praktik, dan akses investasi.
Peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai pasar modal syariah, tetapi juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, antara lain materi workshop, sertifikat, snack dan lunch, serta fasilitasi rekening saham syariah.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai 63 orang, melampaui informasi awal kuota kegiatan yang ditetapkan secara terbatas. Hal tersebut menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat terhadap isu investasi syariah sekaligus kebutuhan terhadap edukasi yang mudah dipahami dan aplikatif.
Melalui kegiatan ini, MES Kendal berharap literasi pasar modal syariah dapat terus diperluas sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai potensi, mekanisme, risiko, dan prinsip syariah dalam investasi.
Penguatan literasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi syariah yang semakin inklusif, sekaligus mendorong masyarakat untuk membangun perencanaan keuangan dan investasi secara lebih terarah, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip syariah.
MES Kendal berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi dan kolaborasi strategis yang dapat memperkuat literasi serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Kendal dan sekitarnya.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Ruang Anyelir, Aldila Resto, Jl. Soekarno Hatta No. 20, Kendal, tersebut diikuti sebanyak 63 peserta. Workshop berlangsung mulai pukul 08.00–12.00 WIB dan menghadirkan praktisi serta narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pasar modal syariah.
Agenda ini diselenggarakan oleh MES Kabupaten Kendal dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, antara lain Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Islamic, KSEI, KPEI, Phintraco Sekuritas, Galeri Investasi Syariah, serta YPPEI Arrisalah.
*Mendorong Masyarakat Semakin Melek Investasi Syariah*
Dalam sambutannya, M. Irkham Fukhuludin, SEI., CWC., selaku Ketua Umum MES Kendal, menekankan pentingnya membangun pemahaman masyarakat mengenai investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan prinsip-prinsip syariah, legalitas, transparansi, serta pengelolaan risiko.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah membuat akses terhadap informasi dan instrumen investasi semakin terbuka. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan karena masyarakat membutuhkan pengetahuan yang memadai agar dapat mengambil keputusan investasi secara rasional dan bertanggung jawab.
“Melek investasi bukan sekadar mengetahui bagaimana cara membeli saham, tetapi juga memahami instrumen yang dipilih, risikonya, mekanisme transaksinya, serta memastikan bahwa investasi tersebut sesuai dengan prinsip syariah,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
MES Kendal memandang peningkatan literasi pasar modal syariah sebagai bagian penting dari penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen produk keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkan instrumen investasi secara produktif untuk membangun aset dan merencanakan keuangan jangka panjang.
*IDX Islamic Bahas Pasar Modal Syariah di Indonesia*
Sesi pertama menghadirkan Bapak Wildan Syuruq dari IDX Islamic Pusat yang memberikan pemahaman mengenai pasar modal syariah di Indonesia.
Materi diarahkan untuk memberikan pemahaman dasar kepada peserta mengenai perkembangan pasar modal syariah, karakteristik instrumen investasi syariah, serta bagaimana masyarakat dapat mengenali produk investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Peserta juga mendapatkan perspektif mengenai pentingnya memahami fundamental investasi sebelum menentukan pilihan instrumen. Dengan demikian, investasi tidak dilakukan sekadar mengikuti tren, informasi media sosial, ataupun ajakan pihak tertentu, tetapi didasarkan pada pengetahuan dan pertimbangan yang memadai.
*Phintraco Sekuritas Kenalkan Mekanisme Trading Saham Syariah*
Sementara itu, Bapak Adi Windiarko dari Phintraco Sekuritas Cabang Semarang memberikan materi mengenai mekanisme transaksi melalui Sharia Online Trading System (SOTS).
Materi ini menjadi salah satu bagian penting karena peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga diperkenalkan pada mekanisme transaksi saham syariah melalui platform perdagangan saham.
Peserta mendapatkan penjelasan mengenai bagaimana proses transaksi saham dilakukan secara digital, termasuk berbagai hal yang perlu diperhatikan investor sebelum melakukan transaksi.
Selain mekanisme perdagangan, peserta juga memperoleh informasi mengenai fasilitasi pembukaan rekening saham syariah, sehingga workshop tidak berhenti pada aspek edukasi, tetapi dilanjutkan dengan langkah praktis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal syariah.
Seluruh sesi dipandu oleh Muhamad Ihsan, SE., MH. selaku moderator yang mengarahkan jalannya diskusi dan interaksi antara narasumber dengan peserta.
*Dilanjutkan Pembukaan Rekening Saham Syariah*
Salah satu rangkaian penting dalam workshop tersebut adalah fasilitasi pembukaan Akun/Rekening Saham Syariah bagi peserta.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan antara literasi dan inklusi keuangan syariah. Peserta yang sebelumnya mendapatkan pemahaman mengenai pasar modal syariah dan mekanisme transaksi kemudian memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan proses awal menjadi investor melalui pembukaan rekening saham syariah.
Dengan adanya fasilitasi tersebut, peserta diharapkan memiliki pengalaman langsung mengenai proses administrasi dan tahapan awal untuk dapat berinvestasi di pasar modal syariah secara resmi melalui perusahaan sekuritas.
*Dari Literasi Menuju Inklusi Keuangan Syariah*
Workshop Pasar Modal Syariah Kendal juga dirancang sebagai ruang edukasi yang mempertemukan aspek pengetahuan, praktik, dan akses investasi.
Peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai pasar modal syariah, tetapi juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, antara lain materi workshop, sertifikat, snack dan lunch, serta fasilitasi rekening saham syariah.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai 63 orang, melampaui informasi awal kuota kegiatan yang ditetapkan secara terbatas. Hal tersebut menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat terhadap isu investasi syariah sekaligus kebutuhan terhadap edukasi yang mudah dipahami dan aplikatif.
Melalui kegiatan ini, MES Kendal berharap literasi pasar modal syariah dapat terus diperluas sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai potensi, mekanisme, risiko, dan prinsip syariah dalam investasi.
Penguatan literasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi syariah yang semakin inklusif, sekaligus mendorong masyarakat untuk membangun perencanaan keuangan dan investasi secara lebih terarah, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip syariah.
MES Kendal berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi dan kolaborasi strategis yang dapat memperkuat literasi serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Kendal dan sekitarnya.