MES Kendal dan UNNES Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing melalui Halal Value Chain dan Digital Marketing

Ditulis oleh Admin | 29 August 2026

MES Kendal dan UNNES Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing melalui Halal Value Chain dan Digital Marketing
KENDAL, 29 Agustus 2026 — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kendal bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kegiatan pengabdian masyarakat.

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Daya Saing Produk Lokal UMKM Binaan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kendal melalui Optimalisasi Halal Value Chain dan Pemanfaatan Digital Marketing” tersebut digelar pada Sabtu (29/8/2026) di Aldilla Resto, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.

Kegiatan diikuti oleh pelaku UMKM binaan MES Kendal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan daya saing usaha, khususnya dalam menghadapi perkembangan pasar dan tuntutan konsumen yang semakin dinamis.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Ubaedul Mustofa, S.H.I., M.S.I. dan Kartika Dwi Chandra Sari, S.E., MBA.

Ubaedul Mustofa, S.H.I., M.S.I. menyampaikan materi mengenai optimalisasi halal value chain dalam pengembangan usaha UMKM. Ia menekankan bahwa prinsip halal perlu diperhatikan secara menyeluruh dalam rantai usaha, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi dan pemasaran.

Menurutnya, penerapan halal value chain bukan hanya berkaitan dengan aspek kehalalan produk, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.

Sementara itu, Kartika Dwi Chandra Sari, S.E., MBA memberikan penguatan mengenai pemanfaatan digital marketing bagi pelaku UMKM. Ia mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai sarana memperluas jangkauan pemasaran dan memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.

Pemanfaatan media digital, menurutnya, tidak cukup hanya dengan memasarkan produk, tetapi juga perlu dilakukan secara kreatif dan konsisten untuk membangun brand awareness, memperkuat identitas produk, serta menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan konsumen.

Kedua materi tersebut dinilai saling melengkapi. Penguatan aspek halal, kualitas produk, dan pengelolaan usaha perlu berjalan beriringan dengan strategi pemasaran digital, sehingga produk UMKM tidak hanya memiliki nilai tambah, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Ketua PD MES Kendal, M. Irkham Fukhuludin, SEI., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara MES Kendal dan UNNES diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pendampingan dan program pemberdayaan yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini, UMKM binaan MES Kendal diharapkan semakin mampu mengembangkan usaha secara halal, inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus turut memperkuat potensi produk lokal Kendal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.